Selasa, 17 Mei 2011

Sinopsis Palyfull Kiss 1

Diposting oleh Dyana Chinthya di 12:19:00 PM 0 komentar
Kisah dimulai saat Baek Seung Jo berada ditaman. Dia mencium harumnya bunga.

Tapi perhatiaannya teralihkan oleh sesosok gadis, Oh Ha Ni yang tengah tertidur dibawah pohon.

Seung Jo menghampirinya dan mencium bibir Ha Ni. Saat Ha Ni terbangun dia merasakan sesuatu yang terjadi.
Ha Ni melihat seekor kuda putih yang mulus dan mengikuti kemanapun kuda itu pergi.

Kuda itu menghilang, Ha Ni melihat Seung jo sedang berdiri dihadapannya. Seung Jo memajukan wajahnya hendak mencium Ha Ni lagi. Ha Ni pun sudah menyorongkan bibirnya, Namun semua itu hanya….mimpi.



Ha Ni terbangun dari tidurnya dan terburu-buru pergi kekelas karena bel berbunyi dan meninggalkan buku gambarnya, Ha Ni kembali lagi untuk mengambil bukunya.

Didalam kelas Ha Ni masih memikirkan mimpinya tadi, ibu Guru Song Kang Yi menggoda Ha Ni “Oh Ha Ni apa yang sedang kamu pikirkan pagi ini?” sementara itu Boong Joon Gu memandangi Ha Ni dari belakang. Guru Song kembali berkata “apakah kalian tahu betapa sulitnya menjadi seorang guru senior?”

Ha Ni bersama teman-temannya sedang berada di kantin mereka sedang membicarakan mengenai nilai-nilai mereka yang selalu berada di bawah.
Min Ah : “pembangunan rumahmu sudah selesaikan? kau tidak akan mengadakan pesta panas dirumah?”
Ha Ni : “aku belum bisa membereskan semuanya, karena ayahku pulang terlambat setiap hari, aku juga terlambat sampai rumah”
Joo Ri : “Berikan pada Bong Joon Gu sja, aku lihat tadi dia melihatmu seperti ini (Joo Ri mengekspresikannya), Dia terus melihatmu seperti ini” Ha Ni menepuk bahu joo Ri dan mereka tertawa bersama
Ha Ni : “Dia (Joon Gu) tidak..”
Joo Ri : “apa yang kau maksud dengan dia tidak? Bong Joon Gu baik seperti itu juga karena mu”
Min Ah bertanya pada Joo Ri apa dia tidak bosan makan itu.
Joo ri : Apa? ini? (menunjuk daging di tangannya)..ah..kalau anak penjual kaki babi bosan dengan kaki babi, lalu siapa yang akan makan? Ha Ni-ah..apa kau bosan makan mie, sebagai seorang putri pemilik restaurant mie?”
Ha Ni menggerakan jarinya pertanda tidak : “kau tidak akan pernah bosan makan mie ayahku”
Joo Ri menjawab dengan riang : “itu benar, miemu benar-benar lezat, aku setuju, aku setuju”
Min Ah : “aku setuju”.

Hong Jang Mi and the gang lewat di depan meja Ha Ni and the gang. Jang Mi menyapa Ha Ni. dan Ha Ni membalas sapaannya. Joo Ri bingung dengan sapaan Jang Mi karena Jang Mi junior mereka. Jang Mi mencoba untuk mengambil minuman ringan dari dalam mesin namun minumannya tidak juga keluar. Ha Ni yang melihatnya merasa ini waktunya dia memamerkan bakatnya. Didukung dengan alunan musik dari teman-teman Joon Gu, Ha Ni menurunkan leggingnya dan berjalan menuju mesin minuman dengan yakin dan mantap. Ha Ni mengetuk-ngetuk mesin dan Sebelum melakukan gerakan akrobatik, Ha Ni meregangkan ototnya dulu dan Ha Ni menendang dan yeah minuman ringannya keluar. Ha Ni sukses bersama membuat Jang Mi Cheming (cheming: mikir) dan dia pun berbalik dengan bangga dan bersorak bersama teman-teman. Jang Mi mengambil minumannya.

Jang Mi duduk bersama teman-temannya dan mengucapkan “gomawo” pada Ha Ni. Salah satu teman jang Mi berkata kalau Baek Seung Joo Oppa dalam ujian tahun ke 3 berada di puncak lagi.
Joo Ri bertanya pada Ha Ni : “apa baek Seung Jo mendapat nilai penuh lagi? apakah dia manusia?”
Ha Ni : “dia pasti bukan manusia” Joo Ri dan Min Ah memandang Ha Ni dengan aneh
Ha Ni : “dia jin, jin dari hutan” Ha Ni mulai mengkhayal lagi, Min Ah dan Joo Ri hanya bisa menghela napas melihat sahabatnya itu.
Ha Ni menceritakan mimpinya “aku mengikuti kuda putih sampai tiba-tiba kuda putihnya menghilang dan muncul lagi dihadapanku, bagaimana mengatakannya ya, kecantikan kuda putih itu membuatku ingin mengigitnya”
Min Ah : “kamu mengigitnya?”
Ha Ni : “ya, itu pertama kalinya aku mengerti perasaan vampir. ah! apakah waktu perta perasaan vampir seperti itu juga? Karena leher satu-satunya perempuan yang dicintai begitu putih dan begitu indah. mereka harus mengigitnya kedalam”
Joo Ri : “ckckc, aigoo! Ha Ni-ah” Joo Ri menyuapi dagingnya kemulut Ha Ni.

Para siswi berteriakteriak saat Seung Jo masuk ke kanti. Mereka terus memanggil “Seung Jo Oppa, Seung Jo oppa” yang membuat perhatian Ha Ni, Min Ah dan Joo Ri terpecahkan. Ha Ni melihat Seung Jo dengan salting dan jantung berdebar saat Seung Jo lewat dibelakangnya.
Seung Jo menuju mesin minuman dam memasukan koinnya, tapi minumannya tidak juga keluar. Jang Mi mendekati Seung Jo. Jang Mi menawarkan minuman kalengnya pada Seung Jo dan berkata kalau dia belum terlalu lama membelinya. Seung Jo tidak memperdulikannya dan menekan tombol mesin namun masih tidak keluar juga. Jang Mi tertawa pelan. Jang Mi berkata lagi kalau ibunya ingin memberi salam pada ibu Seung Jo. Jang Mi memperkenalkan dirinya pada Seung Jo. Jang Mi mengatakan kalau ibunya dan ibu Seung Jo bersahabat.

Jang Mi menyadari kalau minumannya masih tidak keluar dan dia memanggil Ha Ni.
Jang Mi : ” Ha Ni Sunbae! ini tidak keluar lagi” Ha Ni menelan ludah, Seung Jo menoleh ke arah Ha Ni. Jang Mi memanggil Ha Ni lagi.

Ha Ni berjalan dengan kakuke arah mesin dan tidak mau melihat Seung Jo. Ha Ni mengetuk-ngetuk mesin lagi tapi masih tidak keluar juga. Ha Ni bersiap menendang dan meregangkan kembali ototnya dengan ragu. Akhirnya Ha Ni melakukannya dan minuman pun keluar. Seung Jo sedikit terperangah dengan apa yang dilihatnya dan memandang Ha Ni. Ha Ni lemas dan pasrah saja akan imagenya dimata Seung jo. Jang Mi mengambil minumanya dan memberikannya pada Seung Jo. Seung Jo menerima minumannya dan pergi, Jang Mi masih mengikutinya. Joo Ri agak kesal dengan sikap Seung Jo dan dia berteriak-teriak memangil Ha Ni “Ha Ni-ah, Oh Ha Ni ! OH!HA!NI!”

Seung Jo berbalik dan berjalan mendekat, Ha Ni sudah memasang senyum namun Seung Jo malah mengambil koinnya didalam mesin, hehehe. Seung Jo pun pergi dan Ha Ni terdiam.

Didalam Kelas Ha Ni, Min Ah dan Joo Ri duduk bersama lagi. Joo Ri menyarankan agar Ha Ni mengaku saja pada Seung Jo tentang perasaannya karena mereka akan segera lulus.
Ha Ni : “itu benar, karena aku belum mengaku padanya, dia tidak tahu hatiku, itulah sebabnya dia tidak menunjukkannya, karena dia malu”
Min Ah menggunakan ponselnya. Joo Ri penasaran dengan apa yang dilakukan Min Ah dan bertanya apa yang sedang dilakukannya. Min Ah menjawab “aku sedang mencari makna ‘pemalu’”.
Ha Ni : “itu benar! aku harus mengaku perasaanku dengan baik, tapi bagaimana aku mengakui? harus pengakuan yang meninggalkan kesal mendalam pada dirinya”
Joo Ri menyarankan agar Ha nI menggunakan kostum menyeramkan dan mengaku pada Seung Jo kalau Ha Ni mencintainya. Ha Ni berkata kalau ide Joo Ri tidak buruk. Joo Ri berkata “kau mengatakan ini tidak buruk, apa maksudmu?”. Min Ah masih berkutat dengan ponselnya, kali ini Ha Ni yang bertanya apa yang sedang dicari Min Ah. Min Ah menjawab kalau dia sedang mencari makna ‘tidak buruk’.
Ha Ni bertanya pada Min Ah : “apakah kau memikirkan sesuatu? kau yang paling baik disekolah”
Min Ah : “ehmm, Hewan menari saat mereka mengaku”
Ha Ni : Menari?”
Min Ah : “ya, ikan, burung, pinguin bahkan lalat rumah juga melakukan ini juga.ketika hewan mengakui cintanya satu sama lain, mereka akan menari. Tarian kawin”
Ha Ni : “Tarian Kawin?” Ha Ni mengkhayal lagi.
Ha Ni menari balet dan Seung jo sebagai penari prianya. Saat Seung Jo mengulurkan tangannya Ha Ni menolaknya. Lalu Seung Jo mengangkat tubuh Ha Ni ke atas dan Seung Jo melemparkannya!. Ha Ni kesal dengan Khayalan.


Ha Ni masih dikelas dan sedang merapikan bulu-bulu. Jang Mi mendatangi Ha Ni (ini terlihat seperti senior yang ingin melabrak junior, tapi ini sebaliknya, hehe).
Jang Mi berkata kalau Ha Ni sudah kelas 3 dan seharusnya belajar (belajar itu bukan cuma waktu kelas 3 aja Jang Mi)
Joo Ri datang dan berkata “Kami tidak belajar”. Jang Mi menghina Suara Joo Ri seakan-akan paru2nya mau keluar. Jang Mi berkata kalau itu sedikit…?. Ha Ni bingun apa yang dimaksud Jang Mi. Kemudian melihat kearah Ha Ni dan memperhatikan sesuatu. Ha Ni mengerti dia melihat payudaranya dan membandingkannya dengan melihat milik Jang Mi. Ha Ni berkata Seung Jo menyukai gadis yang dianugerahi kebaikan juga. Jang Mi membalas dengan berkata kalau Ha Ni harus berpikir, karena Seung Jo juga laki-laki. Jang Mi juga menanyakan kemana Joon Gu oppa, karena dia model untuk hari ini.
Dilorong sekolah Kelima anak muda sedang bergaya. Ternyata itu Joon Gu and the gang. Mereka berjalan menuju kelas. Mereka muncul dengan masing-masing kepalanya dari balik pintu. Joon Gu masuk kedalam kelas dan membawakan Ha Ni koper yang berisi makanan. Joo Ri penasaran dan menorobos untuk melihat isi panci dalam koper itu. Joon Gu mngatkan kalau isinya ayam. Joon Gu mengambil pancinya dari tangan Joo Ri dan memberikannya pada Ha Ni. Ha Ni bertanya kenapa Joon Gu menyuruhnya untuk memakannya. Joon Gu menjawab kalau Ha Ni begitun kurus. Jang Mi berkata kalau Joon Gu harus cepat karena dia modelnya hari ini. Joon Gu akan bersiap-siap dan menyerahkan supnya pada Ha Ni tapi Joo Ri ingin mengambilnya lagi. Joon Gu dengan sigap menghentikan Joo Ri dan berkata pada Ha Ni kalau dia harus memakannya sendiri.

Jang Mi mengatur bagaimana Joon Gu harus berpose. Para siswa mulai menggambar Joon Gu. Waktu berlalu dan Joon Gu mulai tidak tahan menahan posisinya itu. Tapi Joon Gu ingin bertahan karena Ha Ni sedang menggambarnya dan menatapnya juga, ini sakit tapi tidak apa-apa. Di kertas gambarnya Ha Ni menuliskan kata Pengakuan… Tarian Kawin.. Gollum.

Diruang guru, ibu Guru Song Kang Yi sedang tertawa menonton video dari layar ponselnya. Lalu seseorang mengambil ponselnya dan ibu guru Song agak terkejut. Pria itu adalah Wakil kepala sekolah, dia datang dan menegur ibu Guru Song dengan menunjukkan grafik semua siswa dan nilai-nilai mereka . Stiker putih mewakili mereka yang lulus ujian dan stiker biru adalah bagi mereka yang gagal. Tebak siapa yang mendapat stiker yang berwarna biru ?
Ibu Guru Song tidak peduli … sampai wakil kepala sekolah mulai memuji Seung Joyang kebetulan masuk ke ruang guru untu mengumpulkan buku.

Kembali di kelas seni, Joon Gu sekarang bisa berhenti berpose walaupun ia membutuhkan sedikit bantuan dari anak buahnya . Jang Mi berjalan kesekitar para siswa dan memeriksa gambar semua orang … kemudian ia berhenti di meja Ha Ni. Ternyata Ha Ni menggambar tubuh Joon Gu … dengan wajah Seung Jo !
Setelah sekolah , Ha Ni pergi ke restoran mie ayahnya untuk membantu. Ha Ni meminta ayahnya menceritakan bagaimana ayahnya mengakui cintanya untuk ibunya . Dia bilang pada ayahnya bahwa cerita itu bukan untuk dirinya melainkan untuk temannya Joo Ri . Tapi ayahnya tidak cukup bodoh untuk tertipu atau dia cukup bodoh untuk membiarkan apa yang dia tahu . Ayah menceritakan kisah dramatis tentang bagaimana dia membawa ibunya keluar untuk berputar di mobil jelek dan bertanya , ” Apakah kau ingin menciumku atau berkencan denganku ? Apakah kau ingin berencan denganku atau tinggal bersamaku ? Apakah kau ingin hidup denganu … atau apakah kau hanya ingin mati bersamaku ? “

Ha Ni mulai berfantasi … lagi. Dalam fantasi ali ini , kita melihat Seung Jo berlari dari kejaran geng haus darah ke sebuah gudang tua . Geng masuk , diikuti oleh seluruh anggota … termasuk pemimpin mereka : Ha Ni . Ha Ni sekarang bergaya lengkap dengan smoy eyes dan rambut norak . Anggota gang mengelilingi Seung Jo … dan Seung Jo melihat peti mati.

Ha Ni mendekati Seung Jo ( yang terlihat sangat takut! ) dan menanyakan pertanyaan :
Ha Ni : ” Apakah kau ingin menciumku atau berkencan denganku ?… Apakah kau ingin berkencan denganku atau hidup denganku ?… Apakah kau ingin hidup denganku … atau mati?” Dan ternyata Seung Jo memilih masuk ke dalam peti mati.


Untungnya, ayah memberi saran yang lebih praktis daripada teman-temannya dan menyarankan Ha Ni untuk membuat surat cinta. Ha Ni setuju dan keesokan harinya, surat jatuh dari loker Seung Jo saat dia membukalokernya. Kemudian, Seung Jo berjalan di sekitar ruang tunggu tapi tidak menunjukkan tanda apapun pada Ha Ni, ini membuat Ha Ni berpikir Seung Jo belum membaca surat itu. Joo Ri kembali melakukan aksi yang sama dengan hari kemarin dengan memanggil nama Ha Ni dengan suara keras dan kali ini, Min Ah juga ikutan. Seung Jo berkata, “Apakah kau Oh Ha Ni?” Seung Jo mendekatinya dengan amplop ditangannya.

Ha Ni mulai tersenyum, dan mengatakan ia tidak mengharapkan balasan dari Seung Jo. Ha Ni memutuskan untuk membukanya di depan teman-temannya yang sedang berkumpul dan dia membuka surat itu. Tapi saat dia membacanya, senyumnya diwajahnya perlahan tapi pasti memudar. Jang Mi merebut surat dari tangan Ha Ni dan tertawa. Ternyata Seung Jo tidak membalas suratnya melainkan Seung Jo memberi penilaian pada surat Ha Ni … dan memberinya nilai D-!

Jang Mi mulai membaca surat itu dengan keras sampaimenghentikan langkah Joon Gu. Seung Jo berkata pada Ha Ni “maaf, aku tidak suka gadis bodoh”

Joon Gumeminta Seung Jo untuk meminta maaf dan Seung Jo membalas dengan dingin, “Untuk apa? Memperbaiki kesalahan-nya?”
Joon Gu: Apakah kau hanya melihat kesalahan? Jangan melihat suratnya. Lihatlah isinya!”

Joon Gu marah dan bersiap menyerang Seung Jo. Joon Gu mengayunkan tangannya tapi Seung Jo berhasil menghindar. Joon Gu akan melakukannya lagi tapi terhenti karena wakil kepala sekolah datang dan Wakepsek memerahi Joon Gu sementara Seung Jo yang menjadi anak emas dilepaskan begitu saja. Wakil kepala sekolah bahkan pergi jauh dengan mengatakan bahwa Seung Jo tidak boleh menjadi “orang seperti Joon Gu.”

Seung Jo menunjuk poin grafik dengan jarinya yang menunjukkan setiap siswa dan nilai ujian mereka: Ha Ni dan teman-temannya berada diurutan terakhir. Lalu ia menunjukkan daftar dari 50 siswa yang diberi ruang studi khusus. Seung Jo mengatkan pada Ha Ni untuk kalau Ha Ni hanya membuang-buang waktu daripada memikirkan tentang hal-hal yang lebih penting:
Seung Jo: “Aku benci gadis yang tidak punya pikiran.”

Hati Ha Ni hancur, Ha Ni adalah siswa skor terendah. Dia memilih berlari di sekitar sekolah, untuk menghilangkan rasa frustasinya. (wah kalau april sih pasti makan kalau ngilangin stress, hehehe) Ha Ni lelah dan terhuyung-huyung. Teman-temannya mendorong dia untuk berhenti, tapi dia bersikeras untuk menjalankan dua laps lagi, meskipun dia basah oleh keringat dan seragamnya berantakan. Teman-temannya memberinya tangan (harfiah) dan berjalan bersamanya di lap terakhir.


Peristiwa pertemuan memalukan Ha Ni dengan Seung Jo menyebar ke seluruh sekolah, membuat Ha Ni menjadi pusat perhatian yang tidak diinginkan. Saat di kantin semua siswa yang sedang antri makanan juga menggosipkan Ha Ni. Ha Ni yang berada dalam antrian hanya tertunduk saat dia meminta makanan pada ibu kantin.Ibu kantin memberinya porsi yang lebih. Ha Ni kaget juga dengan apa yang didapatkannya.
Ha Ni dan Ayahnya menetap dirumah mereka yang baru diperbaiki. Ayahnya melihat ekspresi wajah murung Ha Ni dan mengerti kalau proses pengakuan anak gadisnya tidak berjalan dengan mulus. Ayah mencoba untuk ceria dan membongkar sesuatu, ayah menemukan sebuah plakat tua yang dibuat saat Ha Ni masih bayi. Plakat itu berisi cetakan tangan orang tuanya serta tangan dan kaki bayinya.


Joo Ri, Min-Ah, dan Joon Gu datang ke rumah Ha Ni dan mengagumi rumah barunya, merea berjalan berkeliling dan menikmati pemandangan dari jendela lantai atas.
Kemudian mereka duduk untuk makan makanan lezat yang disiapkan ayah. Sambil makan, Ayah mendesah karena Ha Ni tidak mengambil kelas memasak. Joon Gu mengambil ini sebagai isyarat dari ayah dan memastikan ayah tidak perlu khawatir karena dia yang akan mengurus mereka berdua.
Yang lain menertawakan deklarasi Joon Gu dan menggodanya, yang membuatnya menangis dalam arti kata sikap yang berlebihan dan memukul kepalanya di dinding. Yang memicu serangkaian jerit … dan bergemuruh …
Berikutnya hal yang kalian semua tahu … GEMPA terjadi! Lantai mulai bergocang semua benda-benda berjatuhan.
Mereka semua bergegas keluar rumah, Tapi kemudian Ayah ingat sesuatu yang penting dan berjalan kembali ke dalam (meskipun mendapat protes dari HaNi). Rumah Ha Ni hancur sementara bangunan disekitar rumah Ha Ni masih berdiri kokoh (kalau yang di versi Taiwan itu gempanya 2 skala richter kalau versi Korea kayanya ga dikasih tahu).

Untungnya, ayah selamat dan berpelukan dengan Ha Ni. Ha Ni kemudian bertanya kepada ayah mengapa plakat itu begitu penting. Semua orang bertepuk tangan, merasa lega.
Sementara itu, berita yang meliputi gempa bumi dan menunjukkan video close-up ayah memeluk putrinya. Wajahnya muncul di TV dan seorang pria botak memakai jam tangan berteriak, “Oh Oh Gi! Dong?”
Ayah melihat sekeliling dan melihat bahwa semua rumah lainnya berdiri utuh. Jadi hanya rumahnya yang ambruk? ayah tampaknya tidak terlalu senang tentang itu.
Seolah-olah semua yang terjadi pada Ha Ni belum cukup buruk, sekarang Ha Ni menjadi pusat perhatian yang tidak diinginkan lagi. Pertama, ada wanita aneh yang terus mengambil gambar dirinya dalam perjalanan ke sekolah. Kedua, semua siswa dan menatap, berseru, “Ini dia Itu dia!!” dan tertawa.

Joon Gu berdiri di depan sekolah dengan megafon atau bahasa kita mah toak sementara krunya memegang tanda-tanda dan membawa sebuah kotak. Joon Gu sedang meminta sumbangan!
Joon Gu bermaksud baik, tapi dia benar-benar tidak membuat sesuatu menjadi lebih baik. Ha Ni mencoba untuk pergi tanpa diketahui namun Joon Gu melihatnyadan menyeret dia masuk dalam acara amal Joon Gu.

Saat itu Seung Jo sedang berjalan dan dihentikan oleh Joon Gu, dia menuntut Seung Jo untu menyumbang, dan menyalahkan Seung Jo untuk masalah Ha Ni. Seung Jo menunjukkan bahwa bukan dia, itu adalah gempa bumi yang menghancurkan rumah Ha Ni. Dan bukan dia yang menyebabkan gempa bumi.
Joon Gu sempat sedikit emosi tetapi kemudian dengan cepat membalas kalau Seung Jo bertanggung jawab untuk gempa bumi dihatinya dan telah menyakiti Ha Ni. Seung Jo menawarkan untuk berkontribusi ₩ 20.000 ($ 20) dan akan memasukkannya ke dalam kotak ketika Ha Ni muncul dari bali tembo dan berkata pada Seung Jo untuk menyimpan uangnya dan mengatakan ia tidak akan menerima sumbangan itu jika ia adalah seorang pengemis tunawisma.

Tentu saja, ini tidak mempengaruhi Seung Jo tapi Ha Ni belum selesai. Dia meledak marah
Ha Ni: Siapa kau memandang rendah orang-orang seperti itu? Aku berani bertaruh denganmu, semua anak-anak ini terlihat seperti idiot, ya? Kau pikir kau mengejek kami? Apakah kau benar-benar hebat? Jadi kau memiliki IQ tinggi? Kau murid yang baik? Kau tampan dan tinggi dan … “
Ha Ni melanjutkan “aku juga bisa belajar, aku hanya tidak mau repot-repot melakukannya!”
Seung Jo mengatakan kepadanya untuk membuktikannya.
Ha Ni tidak bisa menarik perkataannya dan harus membuktikannya pada ujian berikutnya untuk mendapatkan salah satu kursi di ruang studi khusus. Itu berarti Top 50! Seung Jo Jelas tidak percaya padanya, Seung Jo setuju untuk menggendong Ha Ni keliling sekolah jika dia berhasil.
Ayah dan Ha Ni berada didalam van, mereka dalam perjalanan menuju rumah seorang sahabat lama ayah yang menawarkan mereka tempat tinggal. Ayah senang karena akan bertemu kembali dengan sahabatnya yang sudah “seperti saudara” dari sejak lahir. Ha Ni dan ayah menyanyi didalam mobil.

Ketika mereka tiba di rumah besar milik sahabat ayah, Ha Ni mengagumi rumah besar itu. Ayah dan sahabatnya (yang ternyata orang botak!) Melompat-lompat, saling berpelukan seperti anak kecil.

orang botak itu bernama Baek Soo Chang dan istrinya bernama Hwang Geum Hee. Soo Chan berkata kalau Ha Ni jauh lebih cantik dari fotonya. Geum Hee mengaku ia sangat ingin tahu mengenai Ha Ni dan ia tidak tahan, akhirnya Geum Hee mencari Ha Ni di sekolah. Ha Ni menyadari, Geum Hee adalah wanita aneh yang mengambil gambarnya tadi pagi. Geum Hee lalu memanggil anaknya untuk membantu membawakan barang bawaan Ha Ni dan ayahnya ke dalam rumah.

Sementara Ha Ni sedang memberesan barang-barang bawaannya, si anak muncul di belakangnya dan bertanya apakah ia bisa membantu. Ha Ni berpiir itu anak Geum Hee dan dia berkata tidak apa-apa, Saat Ha Ni berbalik dan mendongak. Dia terperangah tak percaya dengan apa yang sekarang ada di hadapannya. Baek Seung Jo ada didepan Ha Ni.

Ha Ni berusah mengontrol emosinya dan bertanya “kau! kau..apa yang kau lakukan disini?”
Seung Jo dengan tenang menjawab “aku tinggal disini ini rumahku”
Ny.Baek (Geum Hee) berkata lewat speaker :”Seung Jo, Ha Ni ayo masuk ke Rumah!”
  
Ha Ni masih tidak percaya kalau dirinya akan tinggal satu atap dengan Seung Jo.


Senin, 16 Mei 2011

K-ON

Diposting oleh Dyana Chinthya di 8:21:00 PM 0 komentar
Kali ini tentang K-ON...........






 Ho-kago Tea Time
Yui Hirasawa (平沢  Hirasawa Yui)
Suara oleh: Aki Toyosaki (Jepang), Stephanie Sheh (Inggris)


Yui adalah karakter utama K-On!. Dia adalah anggota klub ini dan memainkan Heritage Cherry Sunburst Gibson Les Paul Standard gitar listrik yang diberi nama "Gīta" (ギー太)*ni gitar sebenarnya mahal banget buat Yui, tapi dia dapet diskon dengan aura Mugi.Dia tidak mempunyai nilai bagus di sekolah (namun dengan dilatih secara benar, ia mendapat nilai yang baik) dan sangat mudah hilang konsentrasinya oleh hal tidak penting (pada umumnya hal yang imut dan manis). Yui adalah orang yang kikuk dan sering melamun hampir sepanjang waktu. Yui mempunyai rambut coklat sebahu (lebih panjang dari Ritsu) dan sering dikenakannya dua klip rambut kuning, dan mata coklat. Yui suka makanan apa saja (karena ia sulit untuk gendut, hal ini membuat ia Mugi, Mio,  dan Sawako cemburu). Ia mempunyai adik perempuan bernama Ui, yang sangat dewasa dan berbeda ekstrim dengan Yui, Ui lah yang menjaga dan merawat Yui. Yui berlatih keras untuk dapat bermain gitar dengan baik. Saat pertunjukkan, Yui bermain dengan semangat dan gembira, hal ini membuat penonton memberikan respon yang baik atas penampilan mereka.
Yui adalah vokalis dan gitaris utama dan juga mempunyai Pitch Absolut, sehingga ia bisa menyetel gitarnya secara sempurna tanpa menggunakan tuner, yang membuat Azusa terkesan, karena ia lebih lama bermain gitar daripada Yui. Yui mempunyai watak yang santai, tetapi mempunyai konsentrasi tinggi ketika ia ingin mencapai tujuannya; sayangnya ia hanya bisa berfokus pada satu hal saja, dan kemampuannya yang lain akan cepat turun (contohnya, Yui pada satu saat berusaha belajar untuk memperbaiki nilainya yang jelek, dan pada akhirnya ia mendapat nilai yang baik, tetapi kemampuan bermain gitarnya akan menurun.) Meskipun begitu, Yui tetap mencurahkan segala tenaganya dan berlatih keras untuk klub. Di sekolah, ia dikagumi karena suarannya yang indah. Tetapi, ia juga pernah lupa lirik lagu saat ditengah pertunjukkkan dan sering berlatih secara berlebihan, sehingga kadang-kadang ia tidak bisa bernyanyi. Mio pada awalnya adalah vokalis utama, dikarenakan Yui tidak bisa bermain gitar dan menyanyi pada saat yang sama. Yui juga sering menulis lirik yang kekanak-kanakan.

Ritsu Tainaka (田井中  Tainaka Ritsu)
Suara oleh: Satomi Satō (Jepang), Cassandra Lee (Inggris)


 Ritsu (atau Ri-chan, panggilan oleh Yui dan Mugi) adalah ketua klub K-on dan memainkanRick Marotta Signature Yamaha Hipgig drum kit warna kuning yang dikombinasikan dengan set simbal dari Avedis Zildjian, meskipun ia juga memainkan white Yamaha Absolute Series drumkit warna putih pada lagu akhir anime. Dia berkepribadian ambigu tetapi juga optimistis, sama seperti Yui, tetapi ia sering lupa atas hal-hal penting mengenai klub dan sering dimarahi oleh Mio dan Nodoka karena sering lupa menyerahkan formulir penting mengenai klub. Ritsu adalah orang yang periang, dan sering membuat lelucon dan sindiran. Ia pintar dalam menciptakan ide-ide untuk memperoleh dana untuk klub. Ritsu mempunyai rambut coklat sebahu, dan mempunyai mata berwarna emas. Ia berkata bahwa ia memilih untuk bermain drum karena dianggap "keren", tetapi ia juga mengakui bahwa ia kesulitan memainkan instrumen yang membutuhkan pergerakan jari yang besar, seperti bass, gitas, dan keyboard.
Ritsu adalah teman Mio sejak kecil dan sering menggoda Mio sehingga membuat Mio ketakutan. Dia juga dikenal sering cemburu pada teman Mio yang lain, bahkan sering menguntit Mio ketika pergi dengan temannya. Ritsu tidak berhenti berjuang demi kesuksesan klub. Meskipun mempunyai tingkah laku yang kasar, ia mendapat peran Juliet oleh mayoritas kelasnya pada pentas drama kelas Romeo and Juliet dan, pada akhirnya bisa bertingkah laku seperti gadis normal. Di anime, ia menyatakan bahwa drummer favoritnya adalah Keith Moon dari The Who. Dia mahir dalam memasak. Ritsu mempunyai adik laki-laki bernama Satoshi (Suara oleh: Mika Itō).

Mio Akiyama (秋山  Akiyama Mio)
Suara oleh: Yōko Hikasa (Jepang), Cristina Valenzuela (Inggris)


Mio adalah gadis pemalu di klub ini. Ia seorang kidal dan bermain instrumen kidal, 3-Color Sunburst Fender Jazz Bass dengan tortoiseshell pickguard, meskipun ia pernah kelihatan bermain Fender Precision Bass pada volume manga pertama.  Ia menggunakan senar bass medium D'Addario EXL160M. Bassnya diberi nama Elizabeth pada akhir anime. Walaupun pada awalnya ia ingin bergabung dengan klub literatur, dia dipaksa bergabung dengan klub oleh teman sejak kecilnya Ritsu. Ia mendapat nilai sempurna di sekolah dan sering bersikap dewasa dan kaku terutama saat Ritsu membuat masalah; kelamahannya adalah hal-hal yang menakutkan, dan ia sering pingsan ketakukan ketika diceritakan cerita berkisar hantu, darah, luka, rumah hantu, kepah (barnacle). Dia juga takut ketika disorot oleh lampu dan dengan mudah merasa malu. Dia sering digoda oleh Ritsu dan Sawako, penasihat klub dan wali kelas tiganya. Mio mempunyai rambut hitam lurus, dan mata abu-abu. Dia menyatakan ia memilih bass karena bass bukan merupakan pusat perhatian di band, tidak seperti gitaris. Mio lebih teknis dalam hal musik, dan Yui sering datang kepadanya jika ia butuh bantuan mengenai gitar.
Bersama Yui, Mio adalah salah satu vokalis utama band, walaupun ia tidak suka menjadi pusat perhatian, Ia sering berusaha menghindar untuk menjadi lead vokal jika dimungkinkan, Mio secara umum akan bernyanyi jika Yui tidak bisa menyanyi. Dia menulis sebagian besar lagu, walaupun sering kali menciptakan lagu yang aneh dan girlish seperti "Light and Fluffy Time" *a.k.a. Fuwa-Fuwa Time, lagu yang diciptakan Mio di volume 1.Karena ia kidal, ia sering terpikat ketika ia melihat instrumen kidal, karena kelangkaannya. Setelah penampilan live perdana mereka, Mio mendapat banyak penggemar yang mengikutinya, yang dipimpin oleh mantan ketua OSIS (Megumi Sogabe). Dikarenakan kepopulerannya, sebagian besar teman sekelasnya memilih ia sebagai Romeo pada pentas drama mereka.

Tsumugi Kotobuki (琴吹  Kotobuki Tsumugi)
Suara oleh: Minako Kotobuki (Jepang), Shelby Lindley (Inggris)


Tsumugi, sering dipanggil 'Mugi' oleh temannya, adalah gadis kaya dengan kepribadian lemah lembut dan manis yang bermain Korg Triton Extreme 76-key keyboard, walaupun ia juga kelihatan bermain Korg RK-100 keytar pada lagu penutup anime pada musim pertama. Dia pada awalnya berniat untuk bergabung dengan klub paduan suara, tetapi kemudian bergabung dengan klub setelah mendapat undangan dari Mio dam Ritsu. Tsumugi dianggap sangat pandai bermain piano dikarenakan ia bermain piano sejak umur empat tahun dan menang dalam banyak kontes piano*Yui langsung kaget dan heran saat mengetahui alasan Mugi memilih klub Light Music di volume 1. Mugi mempunyai rambut pirang panjang, bergelombang dan mata berwarna biru langit. Ia adalah anak dari direktur sebuah perusahaan, dan keluarganya mempunyai beberapa villa di Jepang (dan bahkan ada diFinlandia). Dikarenakan ayahnya juga memiliki café,  ia sering membawa gula-gula dan kue manis yang beragam ke ruangan klub, dan ia sering membuat teh dengan alat set teh yang disimpannya di ruangan klub. Meskipun kaya, ia lebih tertarik dan senang pada aktivitas "normal", seperti memesan makanan cepat saji, berbagi kentang goreng dengan teman klubnya, holding down part-time jobsdan menawar harga. Tsumugi kadang-kadang juga bersikap memberontak, yang berbeda dengan tingkah laku normalnya yang sopan sehingga mengejutkan teman klubnya.
Walaupun aia gadis yang manis dan lemah lembut, ia sering tertarik secara aneh ketika melihat dua gadis berinteraksi secara intim bersama, kadang berimaginasi seperti more risqué di benaknya (Mio dan Ritsu sering kali menemukan hal ini. Dalam cerita kadang-kadang mengindikasikan bahwa Mugi naksir pada guru mereka yaitu, Sawako Yamanaka. Walaupun banyak hal tidak mengganggu dirinya, dia cukup sensitif atas berat badannya (sama seperti Mio), dan ia merasa sedikit cemas ketika staf keluarganya mulai memanjakan teman-temannya selama kunjungan vila. Dia pada akhirnya belajar bagaimana bermain gitar dari Azusa.

Azusa Nakano (中野  Nakano Azusa)
Suara oleh: Ayana Taketatsu


Azusa adalah siswi dengan tahun dan kelas yang sama dengan adik perempuan Yui yaitu Ui, yang bergabung dengan klub dan menjadi gitaris ritme, ia memainkan gitar listrikFender Mustang. Ia pada akhirnya memberi nama gitarnya dengan nama Mu, karena gitarnya adalah Mustang. Dia pada awalnya menyatakan diri sebagai gitaris pemula yang bermain gitar sejak kelas 4 SD, dan orang tuanya bekerja di band jazz. Dia sering kali marah dengan adanya pesta teh dan aspek memanjakan yang ada di klub, ketika ia ingin berlatih, dan ia juga penasaran bagaimana cara klub dapat bermain dengan baik sementara mereka jarang berlatih. Tetapi, ia memiliki kelemahan pada kue dan dapat ditenangkan dengan mudah, kadang kadang hanya dengan dielus-elus. Dia sering dipeluk oleh Yui dan dipanggil Azu-nyan setelah mencoba sepasang bando telinga kucing dan mengeong ("nyang" sama dengan "meong" di perbendaharaan kata Jepang). Walaupun begitu, Azusa tidak begitu bisa merawat kucing. Azusa mempunyai rambut hitam panjang, yang dikuncirnya, dan mata berwarna merah.
Di dalam band, dia sering memerhatikan Mio karena kedewasaannya dan karena Mio juga adalah bassist berpengalaman, bahkan mencoba memberikan Mio coklat pada Hari Valentine. Tetapi, dia kadang-kadang tidak sengaja mengingatkan kekurangan Mio, seperti berat badannya. Dia juga menemukan Mugi sangat cantik, dan cemburu akan rambut dan mata besarnya, dan kemudian mulai mengajarinya bermain gitar ketika mereka berdua sendirian di ruangan klub*di volume 4. Sejak dia bergabung, Yui sering datang kepadanya untuk meminta nasihat dalam bermain gitar, dan juga cara merawat gitar. Azusa sangat mudah untuk menjadi berwarna coklat, terutama saat mereka sedang di pantai. dan saat festival musik (bahkan setelah memakai tabir surya). Maka dari itu, ia sering mendapat kulitnya terbakar. Ia sering khawatir bahwa anggota klubnya akan meninggalkannya, karena mereka tahun lebih tua dan akan lulus. Dikarenakan hal ini, anggota klub yang lain membeli kura-kura agar ia tidak kesepian, dan menamainya Ton.  Diluar band, ia sering pergi bersama dengan Ui dan Jun saat anggota klubnya sedang sibuk. Ketika semua anggota lain telah lulus, ia kemudian menjadi presiden klub yang baru.

Sawako Yamanaka (山中 さわ子 Yamanaka Sawako)
Suara oleh: Asami Sanada
Sawako adalah penasihat klub alat musik tiup pada sekolah ini. Seorang alumni dari sekolah dan anggota dari klub musik ringan saat masih menjadi siswi, ia tidak ingin orang mengetahui bahwa ia adalah mantan anggota tidak hanya band heavy metal, tetapi juga band death metal yang disebut Death Devil (dimana ia adalah gitaris dan vokalis utama dan mempunyai nama panggung "Catherine"), maka dari itu ia menutupinya dengan bersikap lemat lembut pada rekan kerja dan khususnya pada murid. Dia dipaksa menjadi penasihat klub, karena ancaman Ritsu saat mengetahui masa lalunya*dengan bantuan Yui yang menemukan fotonya saat masih jadi anggota Death Devil. Meskipun dia memiliki sikap dewasa dan lembut di sekolah, Sawako (dan dipanggil "Sawa-chan" oleh Ritsu dan Yui) menunjukkan sikap yang sangat berbeda ketika ia berada di klub Light Music. Pada kenyataannya, ia agak liar, malas, dan menjadi guru yang cukup tidak bertanggung jawab dimana ia senang mendandani anggota klub (kadang-kadang memalukan) untuk memakai kostum cosplay (seperti kostum pelayan Perancis), yang sering mencemaskan Mio. Dia akan bersemangat jika ia dipuji atas kerja kerasnya. Ada beberapa panel yang menggambarkan Sawako “tidak laku” yaitu saat dimana Yui dengan polosnya bertanya pertanyaan yang menyinggung soal cinta pada Sawako dan dia mencubit pipi Yui sambil menangis.
Ia menamai band dari klub dengan nama "Ho-kago Tea Time" karena anggota klub sangat lama memutuskan nama untuk bandnya. Dalam anime, ia pernah bermain gitar menggantikan Yui dengan gitar listrik Epiphone "1958" Korina Flying V warna putih. Dia kemudian menjadi wali kelas pada kelas tiga, dan memasukkan Nodoka dan semua anggota band (kecuali Azusa, karena ia satu tahun lebih muda) di dalam kelas yang sama, agar ia tidak perlu mengingat banyak nama. Sebuah episode di anime musim kedua menyingkapkan bahwa ia mempunyai model Gibson SG pertama (dari tahun 1960an dengan stoptail bridge modifikasi) yang pada akhirnya dijual. Dikarenakan relasinya yang dekat dengan anggota klub, siswi lain di kelas juga mulai menyebutnya Sawa-chan, merusak citranya sebagai guru yang lembut. Citranya kemudian semakin rusak saat Death Devil mengadakan reuni temporer saat resepsi pernikahan sesama alumni sekolahnya. Meskipun begitu, kepopulerannya tetap tidak berubah. Meskipun mempunyai sifat malas, ia masih membuktikan dirinya mampu untuk menjadi mentor, seperti yang ditunjukkan dengan kesediaannya melatih Yui pelatih sebagai vokalis utama dan menghadiri pertunjukkan mereka. Kemampuan Musiknya kelihatannya tidak tumpul setelah bertahun-tahun, karena ia mampu menggantikan Yui di festival sekolah tanpa bantuan nada musik, bahkan tanpa berlatih terlebih dahulu dari lagu band. Sawako juga sangat cerdik: ia segera mengetahui samaran Ui ketika dia berpura-pura sebagai kakaknya dan beberapa kali menyatakan ke klub bahwa tidak ada hal yang tidak bisa ia lihat.

Ui Hirasawa (平沢  Hirasawa Ui)
Suara oleh: Madoka Yonezawa

Ui adalah adik perempuan Yui, yang pada awal cerita adalah siswi kelas 3 SMP, tetapi setahun kemudian masuk SMA Yui dan sekelas dengan Azusa. Tidak seperti kakaknya, Ui adalah orang yang dewasa, bertanggung jawab, dan juga menangani urusan rumah tangga, walaupun begitu ia juga tetap menjalin relasi yang kuat dengan Yui dan memilik cinta dan hormat yang besar atas kakaknya. Meskipun setahun lebih mudah dari Yui, ia sangat mirip dengan Yui saat rambutnya tidak diikat dan bahkan hampir memperdaya klub. Dia bermain organ, dan juga seorang yang cepat belajar, Ui dapat bermain gitar setelah beberap hari berlatih. Dia merawat Yui dengan baik bahkan mengorbankan kesehatannya sendiri. Ui sebenarnya dianggap sebagai groupie (fans) utama untuk band kakaknya dan mendukung mereka dengan sepenuh hati dan kadang-kadang memberikan narasi cerita. 

Nodoka Manabe (真鍋  Manabe Nodoka)
Suara oleh: Chika Fujitō
Nodoka adalah teman Yui sejak kecil dan juga adalah anggota dari OSIS. Sebagai seorang gadis yang normal, sopan dan cerdas, dia umumnya terkejut dengan perilaku aneh klub, dan sering kesal dengan Ritsu setiap kali dia lupa untuk mengisi formulir aplikasi klub. Dia berada di kelas yang sama seperti Mio di tahun kedua mereka, dan sangat menghargai persahabatan antar mereka, Mio menjadi satu-satunya orang yang dikenalnya di kelas. Pada tahun ketiga, ia menjadi ketua OSIS dan berada di kelas yang sama dengan anggota klub lain. Dia secara bertahap menjadi presiden klub penggemar Mio melalui keadaan yang tidak diketahui (kemungkinan di luar kontrolnya), bahkan ketika dia awalnya menolak posisi tersebut. Nodoka memilih untuk pergi ke sebuah universitas nasional yang bertentangan dengan perguruan tinggi yang sama dengan Yui dan yang lainnya.





Jun Suzuki (鈴木  Suzuki Jun)
Suara oleh: Yoriko Nagata


Jun adalah teman sekelas Azusa dan Ui yang sering jalan-jalan bersama pada akhir cerita. Ui mencoba agar ia mau bergabung dengan klub tetapi akhirnya gagal karena kunjungan yang aneh pada saat pergi ke ruangan klub. Dia bermain Yamaha Sbv500 bass di club jazzTemplat:Episode dan salah satu penggemar Mio. Tetapi kemudian, ia menyesal karena tidak bergabung dengan klub ketika ia mendengar aktivitas yang mereka lakukan dan pada akhirnya ia bergabung dengan klub musik ringan pada akhir cerita. Ia memelihara kucing.

Megumi Sogabe (曽我部  Sokabe Megumi)
Suara oleh: Asumi Kodama


Megumi adalah ketua OSIS sebelum Nodoka menggantikannya pada tahun ketiganya, ia juga adalah ketua klub fans Mio, yang kemudian juga diteruskan oleh Nodoka. Dia menguntit Mio saat hari-hari terakhirnya di SMA karena ia sangat ingin melihat Mio sekali lagi. Band HTT menyanyikan lagu padanya sebagai hadiah kelulusan. Dia kemudian berteman dengan Ritsu, dimana Ritsu juga akan masuk ke universitas yang sama dengan dirinya.

Vampire Knight

Diposting oleh Dyana Chinthya di 7:48:00 PM 0 komentar
Kali ini aku bakal posting tentang anime kesukaan q yang satu ini Vampire Knight.Aku punya filmnya loh tapi baru episode Vampire Knight Guilty 11,harus cari lagi nih hehehe :O.Ya udah kita ketujuan awal jah nih..........
Dalam Vampire Knight, vampir dapat memiliki anak di antara mereka s
endiri dan dengan manusia, dan umur mereka, meskipun pada tingkat yang jauh lebih lambat dari manusia. Vampir aktif di malam hari dan mereka tidak menyukai cahaya matahari, tetapi eksposur untuk tidak membahayakan mereka. Mereka juga kebal terhadap sebagian besar kelemahan vampir tradisional seperti salib, bawang putih, dan air suci.Mereka juga bisa tumbuh dengan cepat dan mudah menyembuhkan sendiri ketika terluka, oleh karena itu, mereka sangat sulit untuk dibunuh, kecuali senjata yang dibuat khusus untuk digunakan berburu vampir. 

Vampir mengatur masyarakat mereka berdasarkan kemurnian darah mereka, yaitu:

Tingkat APurebloods - sebuah minoritas yang sangat kecil tapi sangat kuat. Hanya gigitan dari darah murni dapat mengubah manusia menjadi vampir. Saudara kandung dari darah murni menikah untuk menjaga garis keturunan yang murni, yang bukan merupakan praktek langka. Tapi ini dilakukan terutama untuk melestarikan keturunan kerajaan. Sepertihalnya bahwa Juri dan Haruka Kuran juga kakak dan adik, & mereka Purebloods alias darah murni.

Tingkat B
Noble Vampire-vampir dengan kekuatan maju. 
Mereka berada di bawah kewenangan Purebloods. Mereka mengikuti perintah tanpa ragu ragu sama sekali. Hal ini wajar karena kebanggan Noble.


Tingkat C: Common/ Vampir Biasa- mereka mempunyai jumlah yang banyak
Tingkat DEx-Manusia Vampir-terdiri dari vampir yang dulunya adalah manusia, mereka adalah kelompok kecil, seperti mengubah manusia normal menjadi vampir. Hal ini dilarang dan hanya segelintir vampir level A yang berani melakukannya.

Level EGagal Ex-Manusia Vampir- dipisahkan dari yang lain karena diperuntukkan bagi mantan vampir manusia yang telah menjadi keras dan gila. Hal ini juga keluar dari kelas masyarakat vampir. Jatuh ke Tingkat E dianggap nasib yang tak terelakkan dari semua vampir mantan manusia, karena tidak pernah dapat sepenuhnya menerima naluri vampir mereka dan kebutuhan mereka untuk darah. Meskipun, seorang vampir Level D dapat mencegah diri dari yang pernah terjadi di Tingkat E, yaitu minum darah dari darah murni yang menciptakan mereka.

Vampir telah berperang dengan para pemburu vampir manusia selama berabad-abad, meskipun adanya vampir, dan perang itu sendiri, ini dirahasiakan dari kebanyakan manusia.

CHARACTER'S:

DAY CLASS


Yuki Cross(黒主優姫, Kurosu Yūki). Kemudian menjadi Yuki Kuran (玖蘭優姫, Kuran Yūki)


Yuki biasanya seorang gadis ceria dan riang. Dia juga membiarkan Zero Kiryu, seorang teman masa kecil, meminum darahnya, berharap untuk menyelamatkannya dari kegilaan haus darah. Dia sangat peduli Zero, namun mungkin hanya sebatas teman saja.Yuki adalah anak angkat Kepala Sekolah Kaien, tapi sebenarnya dia adalah anak dari vampir keturunan darah murni keluarga Kuran. Yakni dengan nama orang tuanya yaitu Haruka Kuran dan Juri Kuran. Yuki merupakan Guardian Cross Academy, dan dia juga tahu bahwa siswa Night Class adalah vampir. Dia mempunyai sahabat dekat yang sekamar dengannya di Day Class bernama Yori.


Zero Kiryu (錐生 零, Kiryū Zero) 

Sahabat masa kanak kanak Yuki. Zero juga merupakan Guardian Cross Academy dan juga komite disiplin. Yuki telah merawat dia sebagai teman dekat sejak dia dibawa ke rumah oleh kepala sekolah. Keluarganya adalah vampire hunter. Keluarganya dibunuh oleh vampir darah murni, Shizuka Hio ketika ia masih kecil. Zero sangat membenci vampir dan telah mengklaim pada peran Guardian dan vampire hunter untuk belajar bagaimana berburu dengan lebih baik. Sebenarnya, Zero digigit saat serangan terhadap keluarganya dan karena itu ia berubah menjadi vampir, sesuatu yang telah dirahasiakan bahkan dari Yuki. Karena tubuh Zero menolak tablet darah vampir yang paling dibutuhkan untuk mengontrol rasa lapar mereka, Yuki mulai membiarkan dia minum darahnya sendiri, ia akhirnya menjadi vampir level E. Zero diberi senjata pistol "Bloody Rose," oleh kepsek Kaien/Cross. Dia membuat janji dengan Yuki bahwa jika ia menjadi vampir level E, ia akan membunuhnya dengan "Bloody Rose". Zero saat ini sedang dikunci oleh Asosiasi Hunters.


Sayori Wakaba (若葉沙頼, Wakaba Sayori) 

Sahabat asrama Yuki dan teman sejak SMP. Yuki sering merujuk padanya sebagai Yori-chan. Yori tampaknya salah satu dari beberapa gadis yang tidak tertarik pada Night Class. Dia melihat bahwa murid Night Class sedikit menakutkan dan Yori menyatakan bahwa dia lebih suka murid dari Day Class. Dia banyak membantu Yuki . Kemudian dalam cerita, Yori menemukan bahwa Yuki adalah vampir setelah Aido melindunginya dari vampir Level E, yang melayani Rido. Meskipun kenyataan bahwa Yuki menyembunyikan rahasia ini darinya, Yori masih menerima dan tampaknya lebih khawatir atas fakta bahwa dia akan kehilangan sahabatnya.


Ichiru Kiryu (錐生壱縷, Kiryū Ichiru) 

Saudara kembar ZeroKetika mereka masih muda, mereka berdua diajarkan oleh Toga Yagari untuk menjadi vampir hunter. Namun, tampaknya Ichiru tidak mempunyai kemampuan alami seperti Zero dan sering sakit. Zero sangat suka dengan Ichiru dan Ichiru juga sangat suka dengan Zero, walaupun kemudian Ichiru mengklaim telah membenci Zero setelah nggak sengaja mendengar bahwa orangtuanya lebih suka Zero karena mempunyai kemampuan untuk menjadi keturunan keluarga Kiriyu sebagai vampir hunter daripada dirinya sendiri.
Namun pada akhirnya, Zero dan Ichiru menjadi satu, karena Ichiru memberikan darahnya kepada Zero. Zero pun menjadi tambah kuat karena darah Ichiru mengandung darah vampir murni, yaitu Shizuka Hio

NIGHT CLASS:
Kaname Kuran (玖蘭 枢, Kuran Kaname)

Kaname adalah vampire darah murni (Level A) yang menyelamatkan Yuki dari sepuluh tahun yang lalu. Lalu Kaname membawanya ke kepala sekolah. Selain itu, ia adalah presiden Night Class dan Asrama Bulan, sangat dihormati dan ditakuti oleh anggota Night Class. Dia memiliki cinta yang mendalam Yuuki. Sebenarnya, Yuki dan Kaname adalah saudara kandung. Mereka juga terlibat dimana ini adalah sebuah praktik umum saudara darah murni untuk menikah karena sangat penting untuk menjaga keturunan mereka dan juga saudara kandung. Rido Kuran membunuh ayah Yuuki, yang sebenarnya merupakan leluhur kuno Kurans, dalam tubuhnya (yang orang tua mereka yang disebutkan kembali nanti di manga) membuat Rido tidak bisa membunuh dia. Karena Ayah Yuki meletakkan jiwanya ke Kaname.

Takuma Ichijou (一条拓麻, Ichijō Takuma)

Wakil presiden Night Class, dia adalah seorang Noble Vampire hampir sama kuat seperti Kaname. Ichijo sangat dekat dengan Kaname dan dia sangat menghormatinya. Ichijo tampaknya baik dan tidak memiliki aura gelap yang mengelilingi kebanyakan vampir, yang membuatnya tampak lebih terlihat seperti manusia. 
Takuma tampaknya menyadari hubungan Kaname dan Yuki, dan telah meminta Yuki mengapa hubungan yang sekarang, dengan Kaname tidak lagi sama dengan yang mereka miliki ketika dia masih kecil (Soalnya saat masih kecil, Yuki terlihat sangat menyukai dan sangat akrab dengan Kaname). Kakek Ichijo adalah anggota Dewan Senior Vampir/Senat dan sangat kuat, berpendidikan dan memiliki harapan yang tinggi pada putranya. 
Ichijo sangat takut kepada kakeknya, entah apa alasannya. Tapi ada di suatu chapter(di manga) saat Ichijo ketakutan sampai sampai dia berjemur di jendela kamar Hanabusa(aku paling suka adegan ini XD)! Saking takutnya, dia sampai rela berjemur ;D. Haha. Alasan kakek Ichijo karena mengharapkan dia untuk sekolah di Cross Academy adalah untuk memata-matai Kaname. Namun, Takuma tidak ingin menyakiti Kaname karena mereka adalah teman baik.(Adegan ini nanti keluar saat Kaname akan membunuh kakek Ichijo, saat pertarungan antara Rido Kuran)


Hanabusa Aidou (藍堂英, Aidō Hanabusa) 

Dijuluki "Idol" oleh gadis-gadis Day Class. Seiring dengan sepupunya Akatsuki Kain, Hanabusa dikenal antara Night Class sebagai "tangan kanan tuan Kaname". Hanabusa adalah Noble Vampire dan memiliki kemampuan untuk mengendalikan es. Meskipun ia tampak ceria dan ramah suatu saat, ia dengan cepat bisa menjadi dendam dan kejam berikutnya. Ia setia kepada Kaname. Dia juga telah menyadari bahwa Zero adalah vampir, meskipun ia tidak mengungkapkan hal itu kepada orang lain karena ia merasa hal itu tidak akan menguntungkan diri dengan cara apapun dan karena ia tidak mengambil kesenangan dalam mengungkapkan rahasia.Saat Yuki menangani gadis-gadis Day Class (salah satunya terkena pendarahan) yang melanggar jam malam, Hanabusa dan Cain tiba-tiba muncul dan Yuki menjadi waspada. Yuki takut apa yang akan mereka lakukan terhadap gadis-gadis itu, tetapi Aidou mengatakan kepadanyabahwa mereka datang khusus untuk melihat Yuki. Yuki berayun turun dari pohon dan tangannya tergores , dan aroma darah mereka menarik mereka. Hanabusa menjilati darah dari tangannya(Hii!). Untungnya, kedua gadis itu pingsan dan dibawa ke ketua untuk menangani mereka.
Akatsuki Cain (架院暁, Cain Akatsuki) 

Sepupu Hanabusa dan tangan kanan Tuan Kaname. Julukannya adalah "Wild". Ia sering dipersalahkan atas tindakan vampir lainnya, terutama Hanabusa, meskipun tidak terlibat dan akhirnya mendapatkan hukuman.Dia sangat tanggap dan sering peka terhadap perasaan orang lain, terutama dengan Hanabusa dan Ruka. Dia pertama kali dicurigai Zero membunuh Shizuka, tapi hal itu tidak terjadi. Kain tampaknya memiliki perasaan ke Ruka. Kemampuan Cain adalah kebalikan dari Hanabusa yang merupakan kekuasaan atas api. Dia juga pernah terlihat membunuh vampir tingkat E yang menyerang para siswa Day Class.


Ruka Souen (早園瑠佳, Sōen Ruka) 

Seorang vampir perempuan yang populer di kalangan siswa Day Class dan salah satu dari mereka yang paling setia dan protektif terhadap Kaname.Dia tampaknya tidak menyukai Yuki karena Kaname mencintainya. Ruka pun pernah memberikan darahnya ke Kaname karena dia mencintainya, namun itu hanya sekali saja. Walau Kaname tidak membalas cintanya, Ruka tetap sangat mencintai Kaname. Dia menjadi marah karena Kaname memilih untuk menjadi kekasih Yuki, tapi akhirnya, Ruka menerima Yuki saat mengetahui bahwa Yuki adalah darah murni dan adik dari Kaname. Dia bahkan memberi sepatunya kepada Yuki untuk dipakai. Waahh :3 Ruka emang baik. Sudah kuduga ;)

Senri Shiki (支葵千里, Shiki Senri)
Salah satu anggota termuda Night Class. Dia bekerja sebagai model dengan Rima Touya. Ketika Night Class diberikan perintah untuk memburu seorang vampir level E, Senri biasanya yang berburu vampir tingkat E. Ia memiliki senjata cambuk seperti yang berkembang dari darahnya. Ayahnya adalah Rido Kuran (paman Kaname), sehingga membuat Shiki, Kaname dan Yuki, dan paman ibunya adalah bagian dari dewan. Ibunya juga seorang mantan aktris, yang membuat keluarga Shiki terkenal.


Rima Touya (遠矢莉磨, Tōya Rima) 
Tambah Gambar
Salah satu siswa termuda Night Class. Dia bekerja sebagai model bersama Senri Shiki. Meskipun mereka hampir selalu terlihat bersama-sama, namun belum diketahui bahwa mereka memiliki hubungan khusus, baru menandakan hubungan yang sangat dekat. Dia juga sangat peduli ke Shiki dan memiliki kepribadian yang hampir sama dengan nya.


Seiren (星煉, Seiren) 

Seorang siswa Night Class, dia pengawal resmi Kaname. Dia biasanya yang pertama untuk menyelamatkan Kaname dari siapapun yang dianggap sebagai ancaman. Sebagai contoh, ia nyaris tidak menahan diri dari membunuh Zero ketika pistolnya di Kaname untuk membandingkan Zero ke E-tingkat. Tampaknya dia juga bertindak sebagai bayangan, karena dimanapun Kaname berada, dia dapat muncul di sampingnya langsung.



OTHER CHARACTERS 


Headmaster Kaien Cross (黒主理事長, Kurosu Kaien Rijichō) 

Ayah angkatnya Yuki yang juga membawa Zero ke rumahnya selama beberapa tahun lalu. Kepala Sekolah Cross memimpikan perdamaian antara manusia dan vampir, dan karena itu, dia mendirikan Kelas Malam untuk mempromosikan pemahaman antara kedua ras yang jauh berbeda itu. Cross ditampilkan untuk memiliki kebiasaan untuk memprovokasi Zero dan eksentrik dalam beberapa hal, tapi dia memiliki sisi serius juga.Hal ini terungkap dalam Bab 27 bahwa ia adalah seorang mantan pemburu vampir. Dia juga tampaknya dekat dengan Kaname, dan tahu orang tua Kaname (keduanya mati dan mendirikan Palang perjanjian perdamaian Akademi), karena ia berhutang budi kepada mereka. Dia juga tahu bahwa Yuki adalah seorang vampir darah murni, tetapi dia memilih untuk tidak mengungkapkan hal itu.


Toga Yagari (夜刈十牙, Yagari Tōga)

Saat ini bagian atas peringkat pemburu vampir. Sebelumnya Zero dilatih untuk menjadi pemburu vampir. Yagari kehilangan mata kanannya karena berusaha menyelamatkan Zero. Ia muncul sekali di Cross Academy untuk melayani sementara waktu sebagai guru pengganti Day Class, juga mengajar Etika di Night Class, dan dia memutuskan apakah Zero dianggap berbahaya atau tidak. Dia muncul sebentar di volume 5, ketika ia muncul, dia terkejut tentang keputusan Dewan Kuno untuk menghukum Zero.


Shizuka Hio (緋桜閑, Hiō Shizuka) 

Vampir darah murni alias Pureblood Vampire. Dia disebut "Madly Blooming Putri" oleh sesama vampir. Seorang pelayan yang dicintainya (mantan vampir manusia, keliru diklasifikasikan oleh Hunter's Association sebagai Tingkat E) ditugaskan untuk dibunuh oleh pemburu vampir keluarga Kiryu. Karena marah dan dendam, ia menyerang keluarga Kiryu, membunuh orang tua Zero dan Ichiru, berbalik Zero menjadi vampir, dan mengambil si kembar Zero, Ichiru. Darah Shizuka bisa mencegah Zero jatuh dari Level E, dan dengan demikian Yuki mempertaruhkan nyawanya untuk Zero agar dapat meminum darah Shizuka. Namun, untuk melindungi Yuki, Kaname membunuh Shizuka dan minum darah nya, hanya menyisakan sedikit untuk Zero untuk minum. Sayangnya darah diminum oleh Ichiru yang tiba pada adegan pertama. Sebelum meninggal, Shizuka memperingatkan Kaname bahwa ia akan hidup dalam kegelapan dan telah memanggil masa depan yang jahat untuk dirinya sendiri.

Maria Kurenai (紅まり亜, Kurenai Maria)
Saudara yang sangat jauh dari Shizuka Hiou. Dia membiarkan Shizuka Hio dengan menukar dirinya padanya, karena Maria diizinkan untuk meminum darah Shizuka, yang akan memperkuat dirnya yang selalu sakit-sakitan itu. Karena kematian Shizuka, janji ini tidak pernah terpenuhi. Maria telah kembali ke keluarganya setelah insiden Shizuka. Setelah itu Maria meminta Yuki untuk memberitahukan ke Zero bahwa jika Zero/Yuki melihat Ichiru, katakan kepadanya bahwa Maria ingin melihat dia lagi. Menurutku, sepertinya Maria menyukai Ichiru ;D


Asato Ichijou
 (一条麻遠, Ichijō Asatō?)
*Wajahnya beehh...Sangar haha*
Asato adalah kakek Takuma dan anggota Dewan Vampir. Dia ingin menjadi wali Kaname setelah kematian orang tua Kaname, tapi Kaname tidak menerimanya *kapok*. Dia telah memungkinkan Takuma untuk menghadiri Cross Academy untuk tujuan memata-matai Kaname.Banyak orang memanggilnya Ichiō-sama (First Elder).

Sara Shirabuki

Seorang vampir darah murni yang sangat rupawan dari keluarga Shirabuki. Dia muncul di pesta yang diadakan oleh keluarga Aido yang menyatakan bahwa "Kami para Pureblood harus tetap bersatu" ke Kaname. Namun stelah chapter 60 keberapa gitu saya lupa, dia mempunyai rencana untuk mencapai tujuannya, yaitu menjadi "Queen". Di chapter ini sampe sekarang (Bulan Desember '10) masih dibahas kok. Ini akan muncul di tankobonnya vampire knight yang edisi 12. Tenang, di Indonesia masih belum terbit kok. Tapi kalo di manga online tentunya sudah

Rido Kuran
Vampire darah murni, ayahnya Senri Shiki, dia saudara Haruka Kuran, dan paman Yuki. Ia seharusnya mati dan tubuh aslinya muncul seperti itu. Namun, ia masih dapat mentransfer jiwanya ke tubuh lain dan mengambil kendali. Dia memiliki dua warna mata yang berbeda (merah dan biru), dan ketika jiwanya ditransfer ke tubuh yang berbeda, tubuh yang ditransfer itu akan memiliki dua warna berbeda. Rido mentransfer jiwanya ke tubuh anaknya sendiri(si Senri), tetapi baru-baru ini ia telah kembali tubuh aslinya.Menurut Asato Ichijou, ia adalah kepala keluarga Kuran. Rido dihidupkan kembali dan mendapatkan kekuasaan, dan hanya anggota dewan tahu.Sepuluh tahun yang lalu, ia dibunuh oleh Kaname saat Rido berusaha membunuh Yuki sebagai korban untuk tujuan yang tidak diungkapkan.Rido juga menyadari bahwa tunangannya, Shizuka Hio, dibunuh oleh Kaname.Rido adalah orang yang dihidupkan kembali oleh Kaname, yang merupakan Vampir Asli. Itulah juga alasan Kaname karena tidak mampu membunuhnya.

Juri Kuran
Ibu Yuki dan vampir darah murni yang menyerupai Yuki. Juri adalah istri dan adik Haruka Kuran. Sepuluh tahun yang lalu ketika Rido Kuran muncul, ia menghapus kenangan lima tahun Yuki karena dia ingin Yuki menjalani kehidupan sebagai manusia normal pada biaya hidupnya sendiri. Kepala Sekolah Kaien Cross menyatakan bahwa dia hutang padanya. keinginan terakhir nya adalah untuk Kaname agar memelihara dan menjaga Yuki.


Haruka Kuran

Ayah Yuki dan vampire darah murni. Haruka dibunuh oleh kakaknya, Rido Kuran, yang dalam usahanya untuk menghentikan Rido saat sepuluh tahun yang lalu utnuk membunuh Yuki. Dia mengungkapkan bahwa Dewan Vampir mencoba untuk menggunakan vampir darah murni untuk nilai keberadaan mereka dan kekuatan darah mereka. Biasalah pake cara licik hahaha.



Yah ini Pengenalan Vampire Knight.........sudah yaa dag dag ^-^

 

♫♪♫ Chinthya Dyana♫♪♫ Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting